Hubungan Fungsi Keluarga dengan Pencegahan Kenakalan Remaja
Abstrak
Kenakalan remaja merupakan salah satu permasalahan sosial yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah peran keluarga sebagai faktor protektif dalam membentuk perilaku remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara fungsi keluarga dengan pencegahan kenakalan remaja di Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 105 responden dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Family APGAR dan kuesioner pencegahan kenakalan remaja, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (52,4%) memiliki fungsi keluarga yang kurang baik, sedangkan 42,9% responden memiliki tingkat pencegahan kenakalan remaja yang rendah. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara fungsi keluarga dan pencegahan kenakalan remaja (ρ = 0,612; p < 0,001). Nilai koefisien korelasi menunjukkan bahwa hubungan tersebut berada pada kategori kuat, yang mengindikasikan bahwa semakin baik fungsi keluarga, semakin tinggi tingkat pencegahan kenakalan remaja. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan fungsi keluarga berpotensi menjadi salah satu strategi penting dalam upaya pencegahan kenakalan remaja.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Journal of Health Care is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. © All rights reserved 2020. Journal of Health Care






